Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Ide Peluang Usaha Rumahan di Desa Dengan Omzet Puluhan Jutaan Perbulan

Peluang usaha rumahan di desa

Peluang usaha rumahan di desa yang bisa mudah di lakukan oleh ibu rumah tangga sekalipun. Era serba online sudah di hadapan mata kita. Kalau dulu, orang masih harus lari ke warnet untuk sekedar cek email, kini semua sudah terpersonalisasikan. 

Koneksi internet yang murah hingga gadget yang selalu terhubung dengan dunia maya, sudah pasti membludaki dunia cyber dengan para pengguna baru tiap harinya. Ibarat sebuah lalu lintas yang padat, sangat sayang jika kemudian tren ini tidak dilirik menjadi budaya baru yang disebut belanja online.

Mekanisme belanja online memangkas banyak hal, terutama waktu dan tenaga. Dengan didukung sistem pembayaran internet banking, kita sudah bisa melakukan transaksi beli ini dan itu dalam hitungan menit tanpa harus keluar rumah. Sudah pasti, seiring meningkatnya kepercayaan publik terhadap internet, belanja online akan menjadi pilihan pertama buat generasi baru ini.

Menjadi amat lumrah, jikalau kemudian banyak para pemilik bisnis yang mulai mengekspansi ke dunia online. Alam cyber memang menjanjikan banyak : pasar yang tidak terbatas geografis, waktu yang full time 24 jam perhari, dan efisiensi biaya lain yang sudah dicover oleh keserbaotomatisan sistem belanja online.

Yang harus dipelajari oleh para pebisnis offline yang baru memasuki era internet adalah teknik pemasaran. Karena internet marketing – walau esensinya sama – prakteknya sedikit berbeda. Anda akan bertemu dengan berbagai istilah baru, mulai dari adwords hingga SEO.

Peluang Usaha Rumahan di Desa Jual Tas Online

Menjual barang komoditi lewat internet sebenarnya merupakan peluang usaha yang amat menjanjikan. Terlebih karena jumlah pemakai internet yang terus bertambah. Tapi komoditi apa yang enak dijual online? Menurut hemat saya jualan tas! Kenapa kok tas?

Jual Beli sesuatu di internet itu ada sebuah kelemahan. Yaitu ketidakbersentuhan secara fisik. Jualan baju misalnya. Kita hanya bisa melihat gambar, merasai bahannya secara “fantasi”, membayangkannya jika kita kenakan. Tapi buat orang-orang perfeksionis, amat sangat mikir 200% untuk beli pakaian lewat online. 

Mending mereka capai ke mall buang waktu dan tenaga, ketimbang beli barang seperti kucing dalam karung.  Ya, jualan online khan nggak ada kamar pasnya?  Ini juga berlaku untuk berjualan barang jenis lain yang pakai ukuran, misalnya sepatu atau alas kaki. Makin repot lagi, karena kalau sudah ukuran, salah pilih malah jadi buang uang banget kan!

Kalau jualan tas online? Ini menarik, karena nggak penting ukuran. Yang penting adalah sizenya jelas, bahannya tercantum, lalu merknya kalau ada. Memang sekarang banyak tas yang jenisnya beragam. Ada yang kw super, kw1 dan seterusnya. Tapi ini malah justru mudah untuk target market. Asal kita jujur jualannya. 

Kelebihan lain jualan barang macam ini – termasuk juga fashion – adalah dalam hal update. Produk baru terus lahir, design modern terus diciptakan, sehingga pasar tidak pernah jenuh. Orang yang sudah pernah beli tas model ini dan itu, suatu saat bisa jadi beli lagi ketika ada model tas yang baru keluar.

Darimana ambil barangnya? Mudah saja kok, sekarang banyak yang memberlakukan sistem reseller, agen atau bahkan dropshipping. Ini bisa dijadikan langkah awal sebelum menemukan pedagang besarnya. Ketimbang tidak melangkah, bisa diawali dengan langkah kecil tersebut. Jualan tas online pasti bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan!

Peluang Usaha Parfum Original Artis

Menjual produk yang memiliki nilai sentimentil macam parfum sebenarnya juga sangat menguntungkan. Karena pasarnya selalu tersedia. Ya parfum original yang melekatkan nama-nama artis populer selalu diburu orang, terutama para fansnya. Menurut pengakuan banyak pemilik gerai minyak wangi bermerk, memang yang paling laku adalah merk yang ada embel-embel nama artisnya.

Parfum original merk artis mulai dari Britney Spears, Jennifer Lopez, Katy Perry hingga Beyonce selalu menyisipkan nilai irasional, dimana konsumen dan calon pembeli kadung mengidolakan sang publik figur tersebut. 

Inilah peluang usaha yang selalu dimanfaatkan oleh produsen parfum : merapatkan diri pada sisi sentimentil para pemujanya. Dengan demikian pamor produk yang dipasarkan melambung melewati apa yang sebenarnya terkandung.

Bisa disaksikan kini, menjamur berbagai gerai dan butik parfum, baik online maupun yang dipasarkan secara tradisional. Walau harganya bisa dibilang mencengangkan, namun pasar penggunanya tetap tidak pernah sepi. Sejauh si artis tersebut pamornya masih digilai, di saat itu pula, peluang usaha ini tidak akan pernah mati.

Repotnya, hal ini masih juga dimanfaatkan oleh para oportunis bisnis, yang kemudian bermain di produk tiruan, menempel merk brand sehingga bisa dikatakan bukanlah original yang beneran. 

Parfum murah yang kadang masih suka mengambil nama-nama beken sebenarnya lahir sebagai pengisi kekosongan ketika harga yang original tidak terjangkau lapisan masyarakat yang juga punya idola kesayangan. Bukankah semua orang mau seperti sang bintang, tanpa peduli koceknya tebal atau tidak?